Beberapa hal mengenai kabel jaringan fiber optik


Nama: Ferdiansyah
Kelas :XI TKJ 2
Mapel: TJBL



1.Pengertian kabel jaringan (FO) 

Kabel fiber (kabel fo) optik atau serat optik merupakan Suatu media transmisi yang memiliki bahan utama yang terbuat dari serat kaca yang sangat halus dan telah di campurkan dengan bahan plastik yang menggunakan pembiasan cahaya dalam melakukan transmisinya. Sementara itu sumber cahaya yang digunakan kabel fiber optik ini adalah berupa laser karena mempunyai spectrum yang sangat sempit.

Namun ada beberapa yang mendefinisikan kabel fiber optik adalah salah satu jenis kabel yang berfungsi untuk mengubah sinyal listrik menjadi cahaya dan mengalirkannya dari satu titik ke titik lain.

Terdapat dua jenis mode transmisi yaitu Singel mode dan Multi mode, single mode yang memanfaatkan sinar laser sebagai media transmisinya, sedangkan Multi mode menggunakan media LED. Jenis kabel fiber optik ini biasanya lebih sering digunakan pada suatu instalasi jaringan dengan kelas menengah hingga ke atas.

#Bagian- bagian kabel (FO) 

*Bagian inti/ core
Pada bagian inti / core disini jenis yang digunakan kabel fiber optik ini adalah serat kaca, yang mana serta kaca ini yang menjadikan suatu pengaruh pada kualitas dari kabel fiber optik. Sementara diameter inti dari serat optik mempunyai ukuran yang tentunya berbeda-beda.


kisaran diameter tersebut antara 2 μm sampai 50 μm. jika diameter serat kaca lebih besar maka kualitas yang dihasilkannya pun akan menjadi lebih baik dengan menghasilkan performa yang stabil.

Namun ada juga yang mendefinisikan bagian inti/core ini merupakan bagian paling dalam dan inti dari kabel fiber optik yang terbuat dari silikon, komponen ini adalah komponen yang berguna untuk mentransmisikan gelombang cahaya pada serat kaca.


*Bagian Cladding

untuk bagian ini adalah sutu komponen yang terbuat dari bahan kaca serta memiliki fungsi sebagai pelindung dari serat yang dijadikan bahan utama dalam kabel fiber optik tersebut. Bagian ini juga sering dikenal juga sebagai jaket Cladding sedangkan untuk ukuran diameternya sendiri jaket clading ini mempunyai ukuran antara  5 μm sampai 250 μm.

Cladding ini juga selain digunakan sebagai pelindung dari inti kabel fiber optik, juga berfungsi sebagai media yang bertugas untuk memancarkan cahaya dari luar kedalam inti kabel fiber optik.


Selain penjelasan diatas, ada juga yang menjelaskan Cladding ini merupakan lapisan pertama yang berada diluar core. Cladding juga terbuat dari silikon, namun dengan komposisi bahan yang berbeda dengan core.

Komponen ini berfungsi sebagai pemandu gelombang cahaya yang merefleksikan cahaya – cahaya tembus kembali kepada core. Fenomena ini disebut sebagai pemantulan internal total (total internal reflection)



*Bagian coating/buffer

Untuk lapisan Coating ini juga sering dikenal sebagai mantel dari kabel fiber optik, bagian coating sendiri berbeda dengan bagian inti dan bagian cladding yang dimana kedua komponen tersebut terbuat dari kaca, untuk lapisan coating ini memang didesain dan terbuat dari bahan plastik.


Fungsi utama dari coating ini adalah sebagai lapisan untuk melindungi segala gangguan fisik dari permukaan kabel seperti lengkungan pada kabel serta kelembaban suatu udara yang dimana dapat berakibat rusaknya bagian lapisan dalam dari kabel fiber optik sendiri. perlu diketahui juga bahwa setia mantel ini  memiliki warna yang berbeda, hal ini ditujukan agar para pengguna fiber optik dapat dengan  mudah melakukan penyusunan urutan core.


*Bagian Strength Member & Outer Jacket

Untuk bagian ini memang menjadi bagian yang cukup penting karena lapisan ini menjadi bagian perlindungan utama pada kabel fiber optik. lapisan strength member dan outer jacket ini merupakan lapisan paling luat dari kabel fiber optik, yang mempunyai fungsi  untuk melindungi inti kabel fiber optik dari gangguan fisik secara langsung..
 By:komputerida .com

#Fungsi kabel jaringan (FO) 

Fungsi pada kabel fiber optik pada dasarnya mempunyai sama dengan jenis kabel yang lainnya yaitu untuk menghubungkan antara komputer atau perangkat jaringan satu ke perangkat jaringan lainnya.


Yang membuat beda kabel fiber optik dengan kabel jaringan lainnya adalah kabel fiber optik memiliki kecepatan akses yang tinggi sehingga kecepatan transfer pada data pun juga lebih cepat. Biasanya kabel ini digunakan untuk operator telekomunikasi dan jaringan yang membutuhkan transfer tinggi.

Untuk kecepatan transfer data bisa hingga Gigabyte per detik. Namun tentunya dengan banyak kelebihan yang di miliki oleh si kabel fiber optiknya tentu pastinya dibayar lebih mahal, maka sebab itulah kabel jenis ini jarang di gunakan oleh sembarang orang.

Biasanya perusahaan besar serta operator telekomunikasi yang lebih sering memilih untuk menggunakan Kabel fiber optik ini. Bahkan saat ini pun perusahaan pengembang Wi-Fi atau Perusahaan penyedia layanan internet sudah mulai menggunakan kabel fiber optik alasannya karena lebih cepat dan stabil. provider indonesia saat ini sudah banyak yang menggunakan kabel fiber optik.
By:catatan shand. Com

#Karakteristik kabel jaringan (FO)dalam jaringan komputer


Karakteristik kabel fiber optik adalah sebagai berikut:


Beroperasi pada kecepatan tinggi (gigabit per detik)
Mampu membawa paket-paket dengan kapasitas besar
Biaya rata-rata pernode cukup mahal
Media dan ukuran konektor kecil
Kebal terhadap interferensi elektromagnetik
Jarak transmisi yang lebih jauh ( 2 - 60 kilometer)
Teknologi fiber optic atau serat cahaya memungkinkan menjangkau jarak yang besar dan menyediakan perlindungan total terhadap gangguan elektrik. Kecepatan transfer data dapat mencapai 1000 mbps serta jarak dalam satu segment dapat labih dari 3.5 km. kabel serat cahaya tidak terganggu oleh lingkungan cuaca dan panas.

Fiber optic merupakan media transmisi terkini untuk standard Ethernet dalam kabel lan. Perbedaan utama dalam hal fungsi antara kabel fiber optic dan kabel electric adalah sebagai berikut:
Jarak lebih jauh
Jauh lebih mahal
Kurang interferensi magnetic, membuatnya lebih lama
Dapat menunjang keceptan sampai 10Gigabits
Ada dua macam kabel lan dalam piranti optic ini:
Multimode (MM), menggunakan ukuran diameter fiber optic lebih luas
Single mode (SM), menggunakan diameter fiber optic sangat kecil.
Jenis ini sangat mahal dikarenakan proses fabrikasinya lebih presisi. Kabel optic ini bisa mencapai jauh lebih panjang dari pada jenis optic MM.


Kelebihan dan Kelemahan kabel Fiber Optic dalam Jaringan Komputer

Setiap Perangkat dalam jaringan komputer pasti memiliki kelebihan dan kelemahan. Di bawah ini merupakan kelebihan serta kekurangan dari fiber optic :

Kelebihan Kabel Fiber Optic dalam Jaringan Komputer:
Kemampuannya yang baik dalam mengantarkan data dengan kapasitas yang lebih besar dalam jarak transmisi yang cukup jauh
Kecepatan transmisi yang tinggi hingga mencapai ukuran gigabits, serta tingkat kemungkinan hilangnya data yang sangat rendah.
Tingkat keamanan fiber optic yang tinggi, aman dari pengaruh interferensi sinyal radio, motor, maupun kabelkabel yang berada di sekitarnya, membuat fiber optic lebih banyak digunakan dalam infrastruktur perbankan atau perusahaan yang membutuhkan jaringan dengan tingkat keamanan yang tinggi.
Aman digunakan dalam lingkungan yang mudah terbakar dan panas.
Fiber optic juga jauh lebih kecil dibandingkan dengan kabel tembaga, sehingga lebih menghemat tempat dalam ruangan network data center di mana pun
Kekurangan Kabel Fiber Optic dalam Jaringan Komputer:
Harganya yang cukup mahal jika dibandingkan dengan teknologi kabel tembaga. Hal ini dikarenakan fiber optic dapat mengantarkan data dengan kapasitas yang lebih besar dan jarak transmisi yang lebih jauh
Kekurangan lainnya adalah cukup besarnya investasi yang diperlukan untuk pengadaan sumber daya manusia yang andal, karena tingkat kesulitan implementasi dan deployment fiber optic yang cukup tinggi.
By:teorikomputer.com

#Cara kerja kabel jaringan (FO) 


Cara kerja fiber optik

Fiber optik memiliki cara kerjanya sendiri yang membedakannya dengan kabel twisted pair atau kabel coaxial. Kabel fiber optik dibuat dari serat kaca dan dilapisi dengan kaca bukan tanpa sebab karena kabel ini mengubah sinyal listrik menjadi gelombang cahaya dengan fungsi cermin di dalam kabel. Dengan kemampuan untuk mengkonversi sinyal listrik, maka fiber optik memiliki kelebihan untuk mengurangi efek terhadap gangguan gelombang frekuensi elektrik. Maka dari itu fiber optik sangat cocok digunakan untuk ditempatkan di area dengan gelombang elektrik tinggi.

Menggunakan gelombang cahaya yang dilakukan oleh fiber optik juga bisa mengirimkan informasi yang lebih banyak dan menyalurkannya ke jarak yang lebih jauh. dibandingkan dengan kabel yang menggunakan transmisi sinyal listrik. Hal ini dikarenakan cahaya yang memantul pada kabel fiber optik dipantulkan ke dalam jaringan kabel dan menghasilkan total internal reflection di mana cahaya dipantulka ke serat dengan sudut yang rendah. Dengan demikian penggunaan kabel fiber optik akan sangat menguntungkan bagi perusahaan atau instansi Anda, atau bahkan koneksi rumah jika Anda membutuhkan koneksi yang lebih stabil dan dapat diandalkan.
By:fahrur444bloghspot.com

2.Jenis-jenis kabel jaringan fiber optic(FO)


*single mode
Fiber Optik Single Mode mempunyai berbagai macam arti, khususnya dalam teknologi. Pada single mode ini, hanya ada satu indeks cahaya yang tanpa terpantul dan merambat sepanjang media dibentangkan. Satu buah sinar yang tidak terpantul tadi membuat fiber optik pada mode ini jarang mengalami gangguan. Jika memang ada gangguan, sumbernya berasal dari luar.

Pada single mode ini, diameternya lebih kurang 8,3 sampai 10 mikron. Pada single mode yang diameternya sempit, hanya bisa menyebarkan 1310 sampai 1550 nanometer. Single mode ini juga dapat transfer data di atas rata-rata dan bahkan 50 kali lipat dibandingkan multimode. Dengan adanya core kecil tersebut serta gelombang cahaya yang tunggal, distorsi dapat dikurangi. Single mode ini juga dapat memperoleh data dengan bandwitch yang lebih besar jika dibandingkan multi fiber optik. Hanya saja, teknologi ini sangat tergantung dengan sumber cahaya sehingga membutuhkan biaya yang besar.


Fiber Optik Single Mode
*Grade-Index Multimode
Tipe yang kedua adalah grade index multimode. Kabel ini terdiri dari core yang memiliki index bias yang cukup kurang. Core ini merupakan lapisan-lapisan gelas yang diameternya sekitar 50 mm. Sedangkan bagian cladding diameternya sekitar 125mm. Cahaya yang merambat melalui kabel ini dibelokan sampai propagasinya dapat sejajar dengan sumbu fiber. Pada tempat titik pantul tersebut, propagasinya akan diarahkan pada axis fiber.

Kabel fiber grade index multimode ini mempunyai peredam. Peredam itu dimulai dari tiga sampai dengan 10db/km. Meskipun keuntungannya cukup banyak, fiber grade index multimode ini cukup sulit pembuatannya. Akibatnya, harganya menjadi lebih mahal.


*grade index multimode
Fungsi Fiber Optik

Jika kita melihat pengertian dari fiber optik itu sendiri, maka pada dasarnya, kabel fiber optik memiliki fungsi untuk menghubungkan antar komputer dalam satu jaringan yang sama. Perbedaan kabel fiber optik dengan kabel-kabel lainnya ada pada kecepatan aksesnya yang tinggi. Beberapa kelebihan serat optik dibanding kabel biasa adalah sebagai berikut :



Dapat memberikan kecepatan transfer data yang cukup tinggi serta kapasitasnya sanggup mencapai 1GB/detik
Transfer data dapat dilakukan dengan jarak jauh tanpa menggunakan bantuan alay penguat sinyal
Bahannya terbuat dari kaca serta plastik sehingga tidak perlu khawatir cepat berkarat
Ukuran kabelnya kecil serta fleksibel
Gelombang yang digunakan adalah gelombang cahaya sehingga tidak perlu khawatir dengan adanya gangguan elektromagnetik seperti halnya gelombang radio
Kabel Fiber Optik tidak mengandung aliran listrik sehingga dapat mencegah terjadinya hubungan arus pendek pada listrik
Keamanan yang cukup tinggi sebab minim adanya distorsi
Tahan dalam kondisi cuaca, contohnya kecepatan tetap lancar meskipun hujan sedang lebat
Meskipun Kabel Fiber Optik memiliki berbagai macam kelebihan, kabel ini juga tidak luput dari kekeurangannya sebagai berikut.

Biaya yang dibutuhkan relatif mahal
Perlu adanya konversi data dari listrik ke cahaya, begitu juga sebalikya yang membutuhkan waktu yang cukup lama
Peralatan yang dibutuhkan untuk melakukan pemasangan dan juga pemakaiannya harus alat khusus.
Perlu adanya tenaga ahli yang terampil ketika terjadi permasalahan yang cukup kompleks
Di satu sisi, Ketika kabel ini tidak mengandung listrik, maka perlu adanya pembangkit listrik secara eksternal
Dapat menyerap hidrogen sehingga dapat menyebabakan data-data dapat terganggu.
Proses instalasi terbilang rumit
Itulah jenis-jenis kabel fiber optik dan juga fungsinya untuk komputer. Terlepas dari kelebihan-dan kekurangan kabel fiber optik, namun, dengan adanya kabel fiber optik dapat menjadi opsi untuk kamu yang menginginkan akses kecepatan data yang tinggi. Meskipun biaya untuk berlangganan seperti Indihome cukup mahal, namun kulaitasnya sudah terjamin dan kamu akan puas menggunakannya.
DosenIT. Com

#Tipe kabel optik menurut transmitetransmiter dan standar


Tipe Kabel Fiber Optic Menurut Transmisi Dan Aplikasi Standar -Gateway I
Tipe Kabel Fiber Optik Menurut Transmitter, Jenis Kabel Fiber Optik, Kabel jaringan fiber optik terdiri Dari Persian beberapa jenis, rule biasanya dapat dengan mudah diketahui dengan melihat transmitter (media transmisi data) rule digunakannya. Berikut ini jenis-jenis kabel jaringan fiber optik:


1.single mode

Kabel jaringan fiber optik jenis single mode memiliki Peruvian monetary unit (core) rule relatif kecil, dengan diameter sekitar zero.00035 in. atau nine micrometer. Jenis kabel fiber optik rule satu ini menggunakan tranmitter optical maser semi konduktor rule mengirimkan sinar optical maser inframerah dengan panjang gelombang mencapai 1300-1550 nm. Disebut ‘single mode’ karena penggunaan kabel fiber optik ini hanya memungkinkan terjadinya satu modus cahaya saja rule dapat tersebar melalui Peruvian monetary unit pada suatu waktu.

Berikut ini karakteristik kabel jaringan fiber optik jenis single mode :

1. Laju knowledge : Tinggi
2. Jarak Pengiriman knowledge : Jauh
3. Masa Pakai : Sebentar
4. Sensitifitas Suhu : Substansial
5. Biaya : Mahal


2.Multi mode

Jenis kabel fiber optik rule satu ini memiliki Peruvian monetary unit (core) rule lebih besar dibanding milik kabel fiber optik jenis single mode yakni berdiameter sekitar zero.0025 in. atau sixty two.5 micron. Dengan ukuran rule lebih besar, maka penggunaan kabel fiber optik jenis ini memungkinkan ratusan modus cahaya tersebar melalui serat secara bersamaan. Kabel fiber optik multi mode ini menggunakan light-emitting diode (Light Emiting Diode) sebagai media transmisinya, serta lebih ditujukan untuk kepentingan komersil.

Berikut ini karakteristik kabel jaringan fiber optik jenis multi mode :

1. Laju knowledge : Rendah
2. Jarak Pengiriman knowledge : Pendek
3. Masa Pakai : Lama
4. Sensitifitas Suhu : Minor
5. Biaya : Rendah (Murah)

Tipe Kabel Fiber Optic Menurut Aplikasi Standarnya. Jika diklasifikasikan menurut aplikasi standar, jenis-jenis kabel fiber optik dibedakan menjadi beberapa tipe. Berikut ini diantaranya :

1. Tight Buffer (Indoor/Outdoor)
2. Breakout Cable (Indoor/Outdoor)
3. Aerial Cable/Self-Supporting
4. Hybrid & Composite Cable
5. Armored Cable
6. Low Smoke Zero grouping (LSZH)
7. Simplex cable
8. Zipcord cable
By:cintanetworking. Com


3.Kelebihan dan kekurangan kabel fiber optik(FO) 

#Kelebihan fiber optik

Fiber optik memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh kabel lain pada umumnya, seperti berikut ini.
Fiber optik mampu menyalurkan data yang lebih banyak dengan kecepatan yang tinggi, bahkan bisa mencapai Gbps, sehingga lebar pita (bandwidth) menjadi lebih besar.
Memiliki ukuran yang lebih kecil dan ringan daripada kabel lainnya, sehingga dapat menghemat tempat.
Memiliki gangguan yang sedikit, dikarenakan fiber optik tidak terpengaruh oleh sinyal elektromagnetik dan radio karena tidak menggunakan listrik melainkan menggunakan plastik dan cahaya.
Lebih aman, karena serat optik tidak mudah terbakar dan tidak mengalirkan listrik sedikitpun.
Fiber optik dapat mengalirkan sinyal lebih jauh jika dibandingkan dengan kabel yang menggunakan sinyal listrik pada umumya. Bahkan fiber optik tidak memerlukan repeater (penguat sinyal), jika diperlukan repeater, biasanya akan diletakkan di jarak yang jauh (sekitar 50-100 km).

#Kelemahan fiber optik

Setiap hal pasti memiliki kelemahan walaupun sangat kecil, termasuk fiber optik. Berikut adalah kelemahan dari teknologi fiber optik.
Perawatan dan pemasangan sulit, jika terjadi kerusakan pada kabel fiber optik, maka harus memanggil orang yang sudah berpengalaman dan sudah ahli pada bidang tersebut.
Harga relatif mahal jika dibandingkan dengan kabel jenis lainnya seperti UTP yang memiliki harga yang terjangkau.
Kabel fiber optik tidak bisa diletakkan di belokan yang sangat tajam, ini dikarenakan fiber optik menggunakan cahaya sebagai penghantar sinyal, jika kabel ditekuk maka cahaya akan bocor dan akan mengalir ke tekukkan tersebut.
Teknologi fiber optik sangat cepat dalam mentransfer data karena menggunakan cahaya sebagai penghantarnya, seperti yang kita tahu bahwa cahaya memiliki kecepatan yang sangat tinggi bahkan tidak bisa kita ukur tanpa menggunakan alat bantu.
By:RH-COMP. COM


4.Faktor- faktor yang mempengaruhi performance (FO) 

1.Loss, yang diakibatkan oleh panjang span fiber dan banyaknya splicing di sepanjang span fiber tersebut. Besarnya loss dari suatu span fiber bisa diukur dengan menggunakan OTDR.

2.Dispersi, seiring dengan bertambahnya usia fiber maka dispersi pada fiber optic tersebut semakin jelek, dispersi ada 2 macam:
#.......Chromatic dispersion (CD), dispersi ini diakibatkan oleh variasi fiber index (karakteristik fiber) dengan panjang gelombang, hal ini menimbulkan delay antara panjang gelombang dengan pulsa transmisi cahaya sehingga sinyal yang ditransmisikan menjadi cacat dan menimbulkan distorsi dan naiknya BER (Bit Error Ratio). Chromatic dispersion bisa diukur dengan menggunakan chromatic dispersion meter. Selain itu pada sebuah percobaan mengenai hubungan antara suhu dan chromatic dispersion, kesimpulan yang didapat adalah salah satu penyebab penurunan kualitas sinyal pada jaringan fiber optik adalah chromatic dispersion yang berfluktuasi yang dipengaruhi oleh suhu kabel fiber optik.Chromatic dispersion bisa diatasi dengan membuat chromatic dispensation dengan membuat semacam spoel atau gulungan fiber optic untuk mengkompensasi cacatnya sinyal yang ditransmisikan.
#...........Polarization Mode Dispersion (PMD), PMD diakibatkan oleh berubahnya bentuk fiber optic yang diakibatkan suhu, kelembaban atau adanya tarikan fiber yang bengkok. Dalam hal ini seharusnya fiber optic berbentuk bulat dan lurus tapi pada prakteknya akibat suhu, kelembaban dan pergeseran bumi bentuk fiber optic menjadi tidak bulat (misalnya lonjong) dan bengkok. Faktor lain yang menyebabkan polarization mode dispersion proses pembuatan yang kurang sempurna. Pada kabel fiber optik single mode ,sebenarnya terdiri dari kabel dua mode yang memiliki polarisasi yang sama. Dalam fiber optik yang sempurna sinyal yang dilewatkan pada dua mode ini berjalan pada kecepatan yang sama, tetapi dalam kenyataannya, ketidaksempurnaan fabrikasi membuat sinyal menjadi asimetris dan dapat menyebabkan mode memiliki kecepatan propagasi berbeda. Perbedaan kecepatan ini disebut Differential Group Delay (DGD) dan PMD adalah koefisien statistik-normalisasi panjang rata-rata nilai DGD. PMD dapat diminimalisir dengan pemilihan kabel dan instalasi yang baik.Lain dengan CD yang bisa diatasi dengan membuat chromatic dispensator, PMD tidak dapat diatasi.

3.Rusaknya Sealed dan Jacket Fiber, seiring bertambahnya usia fiber Sealed dan Jacket Fiber akan semakin jelek, misalnya mengeras kemudian pecah sehingga fiber optic tidak terlindungi dari suhu dan lembab.

5.Jenis konector pada kabel fiber optik


*FC (Fiber Connector): digunakan untuk model kabel single-mode dengan akurasi yang sangat tinggi dalam menghubungkan kabel dengan transmitter maupun receiver. Konektor ini menggunakan sistem drat ulir dengan posisi yang dapat diatur, sehingga ketika dipasangkan ke perangkat lain, akurasinya tidak akan mudah berubah.
*SC (Subsciber Connector): digunakan untuk model kabel single-mode, dengan sistem dicabut-pasang. Konektor ini tidak terlalu mahal, simpel, dan dapat diatur secara manual serta akurasinya baik bila dipasangkan ke perangkat lain.
*ST (Straight Tip): bentuknya seperti bayonet berkunci hampir mirip dengan konektor BNC. Sangat umum digunakan baik untuk kabel multi mode maupun single mode. Sangat mudah digunakan baik dipasang maupun dicabut.
*Biconic: Salah satu konektor yang kali pertama muncul dalam komunikasi fiber optik. Saat ini sangat jarang digunakan.
*D4: konektor ini hampir mirip dengan FC hanya berbeda ukurannya saja. Perbedaannya sekitar 2 mm pada bagian ferrule-nya.
*SMA: konektor ini merupakan pendahulu dari konektor ST yang sama-sama menggunakan penutup dan pelindung. Namun seiring dengan berkembangnya ST konektor, maka konektor ini sudah tidak berkembang lagi penggunaannya.
*E200
Platinum-computer. Com

Comments